Bermain di Kandang, PERSIS Incar Kemenangan Kala Menjamu Bali United FC

Bali United FC akan menjadi lawan selanjutnya dari PERSIS dalam lanjutan matchday 10 Liga 1 2022/2023. Pertandingan yang dimainkan pada Kamis (15/9) malam tersebut akan dimainkan di kandang Laskar Sambernyawa, Stadion Manahan. Meski berjarak sangat singkat dengan laga terakhir menghadapi PSS Sleman pada Sabtu (10/9) lalu, Rasiman mengaku sudah memaksimalkan persiapan dengan baik untuk menghadapi tamu dari Pulau Dewata.


Oleh Tim Media PERSIS

14 Sep 2022


Rasiman dan Andri Ibo mewakili tim dalam sesi jumpa pewarta. (Dok: Tim Media PERSIS)

Bali United FC akan menjadi lawan selanjutnya dari PERSIS dalam lanjutan matchday 10 Liga 1 2022/2023. Pertandingan yang dimainkan pada Kamis (15/9) malam tersebut akan dimainkan di kandang Laskar Sambernyawa, Stadion Manahan. Meski berjarak sangat singkat dengan laga terakhir menghadapi PSS Sleman pada Sabtu (10/9) lalu, Rasiman mengaku sudah memaksimalkan persiapan dengan baik untuk menghadapi tamu dari Pulau Dewata.


Kondisi para pemain yang juga akan dianalisis terlebih dahulu pada sesi latihan terakhir yang akan dilangsungkan pada Rabu (14/9) sore. Namun Rasiman yakin anak asuhnya dapat memberikan kejutan untuk menjamu Bali United FC di kandang sendiri.


“Tidak ada pemain yang terkena akumulasi kartu. Untuk pemain lain yang masih cedera, khususnya Jaimerson dan Kanu, akan kita analisis terlebih dahulu pada sesi latihan terakhir sore hari ini. Apakah nantinya mereka akan available untuk game besok atau tidak. Menghadapi Bali United FC, tentunya kita akan memberikan surprise seperti ketika Madura United bertamu ke Stadion Manahan. Mereka pasti akan melakukan strategi menyerang dan bermain terbuka, saya rasa kita akan punya chances lebih ketika menghadapi lawan yang bermain terbuka.”


Menjelang menghadapi Bali United FC, Rasiman lebih meningkatkan kedisiplinan para pemain di atas lapangan sebagai bahan evaluasi atas pertandingan sebelumnya. Selain itu Rasiman juga mengaku tidak akan meremehkan tim lawan meskipun ada beberapa penggawa penting yang tidak dapat dimainkan. Ia akan mencoba beradaptasi dan bermain cermat untuk mengurangi kesalahan.


“Kita punya banyak peluang ketika terakhir menghadapi PSS Sleman, namun memang permasalahannya terletak pada conversion rate-nya. Memang momentum untuk membuat gol itu termasuk perkara yang susah. Tentunya saya concern kepada pemain untuk meningkatkan tactical discipline di atas lapangan, agar dapat mengurangi kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Tidak adanya pilar penting (Pacheco) mungkin akan mengurangi peluang mereka dari set pieces, namun saya rasa tidak akan mempengaruhi permainan. Tim lawan adalah tim yang matang, sehingga kita harus secara cermat untuk menghadapi mereka.”


Ibo turut menyampaikan komentarnya tentang kesiapan pemain menjelang pertandingan menghadapi Bali United FC. Menurutnya para pemain sudah mengikuti program pelatihan yang diberikan oleh pelatih dengan baik dan berharap mendapatkan kemenangan karena akan bermain di kandang.


“Tentunya segala persiapan dan program yang diberikan oleh pelatih sudah kami ikuti dengan baik. Kita berharap tentunya pada pertandingan besok hari dapat memperoleh kemenangan di kandang, agar menjadi semangat dan motivasi bagi para pemain menghadapi pertandingan selanjutnya.”


PERSIS Solo