PERSIS Youth Lakukan Medical Check Up Pertama untuk Memeriksa Kondisi Para Pemain

Para pemain PERSIS Youth telah menjalani medical check up pertama pada Jum'at (03/11) kemarin. Medical check up dilakukan untuk memeriksa kondisi para pemain sejak pertama kali bergabung dengan tim.


Oleh Tim Media PERSIS

4 Des 2021


Daniel Naa saat jalani tes medis.jpg

Daniel Naa saat jalani tes medis. (Dokumentasi : Tim Media PERSIS).

SOLO - Tim muda Laskar Sambernyawa, PERSIS Youth telah menjalani Pre Competition Medical Assessment (PCMA) pada Jum’at (03/12) pagi hari. Tes medis bagi para pemain PERSIS Youth kali ini dilakukan untuk memeriksa kondisi para pemain sejak pertama kali bergabung dengan tim. Total 21 pemain mengikuti tes medis dan pengecekan berjalan lancar. 


“Total ada 21 orang yang ikut (tes medis) dan berjalan lancar. Medical check up digunakan untuk cek kondisi pemain dan kita hanya cek fisik, terutama cek tiga tulang yang amat penting, yakni tulang pinggul, lutut, dan kaki,” terang Dokter Tim PERSIS, dr. Iwan Wahyu Utomo. 


Selanjutnya, tim medis juga melakukan pengecekan terhadap kekuatan otot dan tungkai untuk mengetahui tingkat fleksibilitas atau kelenturan otot, daya tahan otot, dan kekuatan tungkai para pemain. 


“Cek medis dilakukan oleh dokter, sedangkan cek muskuloskeletal (tulang dan otot) dilakukan oleh tim fisio dan masseur (ahli pijat),” imbuhnya.


Selain pengecekan terhadap kondisi fisik pemain, dr. Iwan menambahkan bahwa juga akan dilakukan cek laboratorium, cek jantung, dan treadmill di kemudian hari untuk mengetahui kondisi kesehatan para pemain secara menyeluruh.  


“Nanti kita juga segera lakukan cek laboratorium, cek jantung, dan treadmill karena kemarin hanya ada waktu satu hari. Untuk pengecekan fisik baik semua,” ia menjelaskan. 


Sementara itu, tim medis juga akan melakukan tes medis susulan bagi beberapa penggawa yang berhalangan hadir. Tes medis untuk para pemain PERSIS Youth penting untuk dilakukan agar tim dapat memastikan kondisi kesehatan dan kebugaran para pemain. Selain itu, hal ini juga dilakukan untuk mendeteksi cedera dan kekurangan yang perlu diperbaiki agar para pemain dapat memberikan kemampuan maksimal mereka sebagai atlet. 



PERSIS Solo