Laskar Sambernyawa Belum Raih Hasil Maksimal Dalam Lawatan Menuju Sleman | PERSIS Solo Official Website

Laskar Sambernyawa Belum Raih Hasil Maksimal Dalam Lawatan Menuju Sleman

Laskar Sambernyawa Belum Raih Hasil Maksimal Dalam Lawatan Menuju Sleman

PERSIS bertandang menuju Stadion Maguwoharjo, Sleman dalam lanjutan Liga 1 2022/2023. Matchday 9 yang mempertemukan PERSIS kontra PSS Sleman berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk kekalahan Laskar Sambernyawa. Keunggulan PSS Sleman dihasilkan melalui gol bunuh diri Fabiano Beltrame dan Lesakan Irkham Milla, sedangkan gol semata wayang PERSIS dicetak melalui Samsul Arif pada penghujung laga.

Oleh Tim Media PERSIS

10 Sep 2022


Artikel Away (Web) VS PSS Sleman.jpg+1662822237830
PERSIS gagal meraih hasil maksimal menghadapi PSS Sleman. (Dok: Tim Media PERSIS)
Artikel Away (Web) VS PSS Sleman.jpg+1662822237830PERSIS gagal meraih hasil maksimal menghadapi PSS Sleman. (Dok: Tim Media PERSIS)

PERSIS bertandang menuju Stadion Maguwoharjo, Sleman dalam lanjutan Liga 1 2022/2023. Matchday 9 yang mempertemukan PERSIS kontra PSS Sleman berakhir dengan kedudukan 2-1 untuk kekalahan Laskar Sambernyawa. Keunggulan PSS Sleman dihasilkan melalui gol bunuh diri Fabiano Beltrame dan Lesakan Irkham Milla, sedangkan gol semata wayang PERSIS dicetak melalui Samsul Arif pada penghujung laga.


Bermain dalam kondisi hujan membuat paruh pertama usai dengan hasil sama kuat tanpa gol. Memasuki 45 menit kedua waktu normal, PERSIS mencoba melakukan serangan-serangan cepat melalui sisi sayap. Namun sayangnya PERSIS harus kebobolan terlebih dahulu pada menit 57. Berawal dari tendangan bebas yang dilakukan oleh Boaz Solossa, Dave Mustaine berhasil menyundul bola yang mengarah ke area berbahaya PERSIS. Fabiano Beltrame gagal menghalau bola dengan sempurna dan membuat bola mengarah ke jala gawang Riyandi, 1-0 untuk keunggulan PSS Sleman.


10 menit kemudian, PERSIS harus rela gawangnya kembali dibobol oleh penggawa PSS Sleman. Kemelut yang terjadi di depan gawang berhasil dimanfaatkan oleh Irkham Milla dan membuat keunggulan 2-0 bagi tim lawan. Menuju pengujung babak kedua, Samsul yang baru masuk pada 10 menit terakhir waktu normal berhasil memperkecil ketertinggalan. Memanfaatkan bola rebound hasil sepakan Althaf Indie, Samsul yang berada di depan gawang mencetak gol bagi Laskar Sambernyawa pada menit 93. Namun di sisa waktu yang ada, keunggulan tidak berubah dan hasil akhir bertahan 2-1 untuk kekalahan PERSIS.


Rasiman seusai laga menyampaikan komentarnya terhadap pertandingan yang telah berlangsung. Menurutnya para pemain sudah melakukan yang terbaik untuk mencoba membalikkan keadaan, namun belum mampu mendapatkan hasil yang terbaik, “kita sudah melakukan apa saja untuk coba comeback, namun Sleman mendapatkan kepercayaan diri dan berhasil mencetak gol kedua. Saya rasa setelah gol kedua pertandingan menjadi sangat sulit untuk sisa waktu yang ada,” terangnya.


Beberapa pergantian dilakukan oleh Rasiman pada pertandingan menghadapi PSS Sleman, seperti memainkan Alfath Fathier dari awal babak dan membangku cadangkan Ryo Matsumura. Kembalinya Fernando Rodrigues setelah menerima sanksi juga ia mainkan sedari awal babak, namun masih belum mampu memanfaatkan peluang yang ada.


“Alfath dalam sesi latihan terakhir bermain dengan sangat bagus, dengan performa seperti itu saya rasa ia harus mendapatkan kesempatan untuk menjadi starting. Untuk Ryo, ia sedang tidak dalam kondisi terbaiknya dan hanya bisa bermain kurang lebih selama 20 menit. Kita mencoba memanfaatkan tipikal penyerang yang kita punya (Rodriguez), namun pada pertandingan hari ini banyak sekali umpan yang tidak dapat dimanfaatkan dengan baik.”


Mengontrol permainan dan menciptakan peluang sudah coba dilakukan oleh Rasiman dan anak asuhnya pada pertandingan kali ini. Beberapa kesempatan penting yang seharusnya menjadi gol tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain di atas lapangan. Menurut Rasiman menghadapi PSS Sleman bukanlah menjadi hari yang baik bagi Laskar Sambernyawa.


“Peluang yang didapat oleh Taufiq dan Sutanto harusnya menjadi gol karena sudah berada di depan gawang. Tapi inilah sepak bola, jika sudah mendapat peluang seperti itu dan tidak menjadi gol, kita juga terkena gol bunuh diri, saya rasa hari ini bukanlah hari kita. Namun saya respect terhadap semua pemain yang sudah bekerja dengan keras untuk menghadapi PSS Sleman, mereka bukanlah lawan yang mudah.”


Eky Taufik turut menyampaikan komentarnya paska laga berakhir. “Pertandingan berjalan menarik namun kami seperti kurang beruntung. Pada babak pertama kami punya peluang, kami banyak menekan namun harus mendapatkan gol bunuh diri. Di sepak bola semua dapat terjadi, dan saya memberikan selamat kepada PSS Sleman atas kemenangan hari ini. Semoga ini dapat menjadi motivasi untuk menatap laga selanjutnya,” tutupnya.

Kata Kunci Terkait


  • PERSIS
  • PERSISvsPSS
  • Liga 1 2022/2023

Berita Lainnya


Bergabung Bersama Kami

Daftar di sini untuk mendapatkan berita terbaru, pembaruan, dan penawaran khusus yang dikirim langsung ke kotak masuk Anda

Free fire
Aladin


Kontak

·

Karir

·

Copyright © 2022 PERSIS Solo