Tim Media PERSIS

12 Feb 2023


Laskar Sambernyawa Berbagi Angka Kontra Borneo FC Samarinda

Laskar Sambernyawa Berbagi Angka Kontra Borneo FC Samarinda

Tim Media PERSIS
12 Feb 2023

PERSIS mengakhiri laga kontra Borneo FC pada pekan ke-24 Liga 1 2022/2023 dengan hasil sama kuat 1-1. Berlangsung pada Minggu (12/2) sore di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Laskar Sambernyawa berhasil unggul terlebih dahulu melalui Ryo Matsumura di menit 32 sekaligus menjadi gol ke-sembilannya di musim ini. Pada paruh kedua, Borneo FC menyamakan kedudukan setelah Sihran memanfaatkan kemelut di depan gawang pada menit 71.
1676209200158-Article Home (Web) (1)-min.jpg
Samsul Arif pada pertandingan kontra Borneo FC. (Dok: Tim Media PERSIS)

PERSIS mengakhiri laga kontra Borneo FC pada pekan ke-24 Liga 1 2022/2023 dengan hasil sama kuat 1-1. Berlangsung pada Minggu (12/2) sore di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Laskar Sambernyawa berhasil unggul terlebih dahulu melalui Ryo Matsumura di menit 32 sekaligus menjadi gol ke-sembilannya di musim ini. Pada paruh kedua, Borneo FC menyamakan kedudukan setelah Sihran memanfaatkan kemelut di depan gawang pada menit 71.


Menurut Leonardo Medina, laga berjalan dengan intens dan banyak kreasi peluang, namun kinerja wasit juga menjadi catatan bagi dirinya. Ia secara tegas mengatakan jika Liga 1 2022/2023 membutuhkan peningkatan terhadap perangkat pertandingan.


“Saya akan berkata jujur, bahwa Liga 1 sangat butuh untuk peningkatan terhadap perangkat wasit yang jauh lebih baik. Setidaknya melalui penggunaan VAR saat pertandingan berlangsung. Saya tidak ingin berbicara banyak soal kinerja wasit.”


Berbicara terhadap performa para penggawa selama pertandingan, Leonardo mengapresiasi terhadap pemahaman taktikal di atas lapangan. Menurutnya para pemain mampu dengan cepat memahami ketatnya permainan menghadapi tim lawan.


“Terkadang permainan menjadi sulit tergantung lawan yang kita hadapi. Kita memiliki kesempatan melakukan serangan balik dengan ruang terbuka di lini tengah ketika tim lawan membangun serangan. Saya sangat senang karena para pemain sangat memahami jalannya permainan, kita perlu beradaptasi untuk mengatasi hal tersebut.”


Ditarik keluarnya Rian Miziar pada menit 64, Leonardo memutuskan untuk memasukkan Shulton Fajar dan mengubah posisi Sutanto Tan menjadi pemain bertahan. Hal ini dilakukan agar Laskar Sambernyawa dapat mendapatkan kembali penguasaan bola, “Sutanto pemain yang kuat di lini tengah dan belakang, lalu kita ingin menguasai permainan dengan Shulton. Strategi kita adalah menyerang, tidak untuk bertahan,” terangnya.


Gianluca Pandeynuwu mewakili pemain turut memberikan komentarnya seusai pertandingan. Menurutnya para penggawa selalu memiliki semangat untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan yang dihadapi.


“Kita pasti ingin menang dan selalu ingin menang, agar menjadi kebiasaan bagi tim kita. Cuman kita kurang beruntung pada malam hari ini dan ada beberapa keputusan wasit yang membuat hasil pertandingan ini jadi berbeda.”

Kata Kunci Terkait
Bagikan

Berita Lainnya


Download Aplikasi PERSIS

Akses berita, konten, foto, dan informasi klub lewat satu aplikasi. Unduh aplikasi PERSIS Solo sekarang juga!

Download Aplikasi PERSIS

Akses berita, konten, foto, dan informasi klub lewat satu aplikasi. Unduh aplikasi PERSIS Solo sekarang juga!

Logo

Tim

Senior

Youth

Esports

Dapatkan Info Terbaru

Unduh Aplikasi

Google Play

App Store

Copyright © 2021 PERSIS Solo