PERSIS gagal meraih poin saat melawan Kendal Tornado FC dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Sabtu (3/10) malam.
Laskar Sambernyawa takluk 0-2 pada pertandingan pekan keempat Pegadaian Championship 2026/2027. Dua gol tim tamu dicetak di babak kedua lewat penalti Patrick Cruz menit ke 63 dan Ousmane Maiket menit 90+3.
Pelatih Kepala PERSIS, Ricky Nelson mengaku kecewa dengan hasil ini. Pertandingan tidak berjalan sesuai rencana permainan yang sudah dirancang di sesi latihan.
Dirinya menyebut jika laga ini merupakan pertandingan penting karena PERSIS bermain sebagai tuan rumah. Hanya saja karena beberapa hal, permainan berjalan tidak sesuai harapan.
Meski demikian, dirinya mengapresiasi perjuangan para pemain yang sudah memberikan kemampuan terbaiknya. Dia mengatakan jika kekalahan ini merupakan tanggung jawabnya.
“Secara teknis kita sudah persiapkan, tapi memang ya mungkin hal mendasar adalah pemain kurang fight. Tapi sudahlah saya pikir itu kesalahan saya, saya tidak mau menyalahkan pemain. Kita sudah berusaha tapi hasil tidak memuaskan itu, kesalahan saya,” ujarnya usai laga.
Lebih lanjut, Ricky juga merasa jika PERSIS di beberapa pertandingan masih belum membuahkan hasil yang optimal. Dirinya meminta maaf kepada pecinta PERSIS dan siap serta menyerahkan keputusan ke manajemen perihal masa depan tim saat ini.
“Yang paling pertama saya pribadi bertanggung jawab, meminta maaf atas kekalahan di kandang. Ini tanggung jawab saya, selanjutnya saya kembalikan ke manajemen apapun yang terbaik biar manajemen yang menentukannya,” paparnya.
Mewakili pemain PERSIS, Feby Eka juga kecewa karena PERSIS gagal meraih poin di kandang. Meski demikian, dia memastikan jika para pemain akan terus bangkit demi PERSIS bisa terus bersaing.
“Memang hasil kurang maksimal, dan ini buka target kita. Namun yang pasti pemain sudah bekerja keras untuk memberikan yang terbaik untuk tim ini. Semoga pertandingan selanjutnya kita bisa meraih kemenangan,” imbuhnya.




