PERSIS harus mengakui keunggulan tuan rumah Persela Lamongan dalam laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (13/9).
Laskar Sambernyawa takluk dengan skor 2-0 lewat gol yang dicetak oleh Hambali menit 33 dan Risqki Utomo pada menit 44.
Pelatih Kepala PERSIS, Ricky Nelson mengakui jika skema permainan berjalan kurang baik terutama di babak pertama.
Beberapa kesalahan dilakukan oleh pemain seperti memberikan ruang tembakan untuk lawan dan membiarkan tuan rumah menikmati dalam hal menguasai bola.
Hanya saja di babak kedua, dia menyebut permainan PERSIS dapat berkembang. Namun beberapa peluang yang berhasil diciptakan tak mampu berbuah gol.
“Ini akan menjadi pelajaran untuk pertandingan kedua dan seterusnya. Semoga kesalahan ini tidak terjadi lagi di laga berikutnya,” kata Ricky usai laga.
Dia mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh elemen suporter PERSIS yang memberikan dukungan langsung di stadion.
Ricky memastikan jika PERSIS akan bekerja lebih keras lagi untuk meraih hasil maksimal.
“Kami meminta maaf, poin dari target tidak tercapai. Kepada fans dan suporter yang dari Solo datang away ke Lamongan, terima kasih, dukungan sudah luar biasa, namun kita belum bisa memberikan tiga poin untuk teman-teman. Kami mohon maaf dan memang ada banyak hal khususnya di babak pertama yang perlu diperbaiki,” tuturnya.
Mewakili pemain PERSIS, Kadek Raditya turut menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter yang telah memberikan dukungan langsung di Lamongan. Dirinya mengaku kecewa atas hasil yang tidak baik di laga perdana ini.
“Saya meminta maaf kepada seluruh suporter Solo, terutama yang sudah datang jauh ke Lamongan atas hasil yang tidak diinginkan,” ucapnya.
Kadek juga memastikan para pemain tetap memiliki semangat untuk menatap pertandingan selanjutnya yang akan berlangsung di Solo.
“Saya melihat semua pemain masih semangat untuk menatap game berikutnya di Solo,” imbuhnya.




